Agenda

SMKAA Gelar Open House pada Sabtu Mendatang

Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) bersama Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) akan mengadakan acara open house yang bertajuk ‘Semangat Kemerdekaan’. Acara yang akan diadakan pada tanggal 19 Agustus 2017 di Selasar MKAA pukul 10.00 WIB-21.00 WIB ini merupakan yang pertama kalinya diadakan dan terbuka untuk umum. Acara open house ini merupakan rangkaian acara dalam

Kabar

Dilema Demokrasi: Prosedural atau Deliberatif

Fasilitator diskusi WT Daniealdi mengupas topik Dilema Demokrasi: Prosedural atau Deliberatif dalam gelaran perdana Sekolah Dasasila Bandung Vol. II pada Sabtu, (18/11) di Ruang Galeri I Museum KAA-Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika No.65 Bandung. (Foto: FSAA) Bandung, FSAA SMKAA – Tujuan demokrasi deliberatif adalah agar masyarakat tak hanya menjadi subjek hukum tapi juga turut andil

Sosok

Mentri Luar Negeri Retno Marsudi Memberikan Kuliah Umum

Mentri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan kuliah umum bertajuk “Diplomasi Indonesia: Tantangan-tantangan Baru” di Universitas Indonesia, Depok, tanggal 27 Februari 2017. Di hadapan peserta, Menlu Retno menggarisbawahi pentingnya diplomasi Indonesia agar menjadi diplomasi yang membumi, yakni diplomasi yang berorientasi pada rakyat dan memberikan manfaat langsung pada rakyat. Diplomasi Indonesia harus terus bekerja guna memperjuangkan kepentingan

Bingkai Bandung

Autisme dan #awetism

Kampanye autisme denga tajuk “Lets be aware of autism and be #awetism”  merupakan gerakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Program kerja tahunan mereka umumnya mengambil isu sosial, dan kali ini rujukannya ialah autisme. Tujuannya adalah mendidik masyarakat, khususnya anak muda, untuk menggunakan istilah “autis” atau “autisme” secara tepat. Istilah yang menyinggung beberapa pihak malah menjadi

Napak Tilas

Bandung, Ibukota Asia Afrika

  Dimulai oleh Presiden Soekarno yang menyampaikan idenya kepada Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo mengenai Konperensi Asia-Afrika (KAA), Soekarno bersama dengan 4 perdana menteri negara pelopor lainnya, yaitu Sir John Kotelawala (Sri Lanka), U Nu (Myanmar), Jawahrlal Nehru (India) dan Mohammed Ali (Pakistan) membentuk KAA untuk menjaga solidaritas Asia-Afrika yang dibuktikan dengan gerakan nasionalisme melawan kolonialisme.

Resensi

Dunia Gikuyu di mata Jomo Kenyatta

London 1935, seorang pemuda Gikuyu, wakil Kikuyu Central Association dan editor jurnal Mugwithania bernama Jomo Kenyatta berada di gelombang Pasang Surut Kulit Berwarna gerakan Pan Afrika di Inggris. Kolonialisme Inggris yang sebentar lagi bergesekan dalam palagan Perang Dunia II ditambah pertentangan antar kelompok “kiri-kanan” dalam merumuskan gerakan Pan-Afrika, turut membawa Kenyatta dalam kebimbangan. Di tengah

Di Balik Museum

Berpetualang dan Belajar bersama Bandung Historical Study Games

Tak seperti akhir pekan biasanya, kali ini Gedung Dwi Warna tampak disibukan dengan orang-orang berseragam biru dan hijau. Tepat pada hari Sabtu, 22 April 2017 pukul 05.00 WIB, Gedung Dwi Warna dipadati oleh ratusan pemuda-pemudi. Mereka adalah peserta Bandung Historical Study Games (BHSG) yang sedang melakukan pendaftaran. Sebanyak 102 kelompok yang terdiri dari 500 orang

Klab Budaya

Menuju Hari Sumpah Pemuda ke-89  

Tepat dua minggu lagi, Indonesia akan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89. Pada tanggal 28 Oktober 2017 nanti merupakan hari bersejarah perundingan panjang Pemuda Indonesia yang setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Sudahkah kita merenungkan apa yang sudah kita lakukan sebagai pemuda untuk Bangsa? Sumpah pemuda dimaknai sebagai tonggak semangat dalam meraih kemerdekaan. Dengan sumpah

Foto

Night at the Museum: Malam Minggu yang Berbeda di Museum Konperensi Asia Afrika

  Salah satu alternatif hiburan yang edukatif di malam minggu kemarin (24/03/2016) kembali ditawarkan oleh Public Educator Corps (PEC). Pasalnya acara Night at the Museum dilangsungkan kembali di Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA), dengan adanya kerjasama dengan klab Esperanto. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya antrian didepan pintu Museum KAA. Tak hanya dipenuhi oleh para remaja,

Top