Apple Day, Kampanye Penghijauan Bumi dengan Apel

Ilustrasi. Foto: blogspot.com

Ilustrasi. Foto: blogspot.com

Manusia merupakan bagaian dari dunia. Manusia tumbuh, berkembang, dan hidup di atas bumi. Mereka juga memanfaatkan segala sesuatu yang bumi miliki. Dengan segala yang diberikan oleh bumi, sudah sepantasnya manusia menjaganya agar kehidupan tetap berlangsung. Salah satu usahanya dengan memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April.

Berkaitan dengan hal tersebut, Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) juga memiliki kegiatan yang mendukung gerakan tersebut. Kegiatannya adalah Apple Day. Apple Day diselenggarakan di Dago Car Free Day  pada 21 April 2013. Apple Day merupakan kegiatan membagikan apel gratis kepada pengunjung Car Free Day. Namun, para pengunjung harus menukarkan sampah anorganik terlebih dahulu, seperti tetrapack, kaleng, atau sampah kaca untuk mendapatkan apel.

Filosofi dari apel ini cukup sederhana. Apel yang berbentuk bulat dan hijau dapat merepresentasikan bumi. Bumi diharapkan dapat kembali hijau dan sehat, sama seperti warna apel yang dibagikan. Untuk tahun ini, panitia meningkatkan target pembagian apel dari 500 buah menjadi 1000 buah. Kegiatan non-profit yang disponsori oleh MKAA ini bekerjasama dengan International Association of Students in Agriculture and Related Science Local Committee (IAAS LCC) Universitas Padjadjaran (UNPAD). IASS LCC Unpad merupakan unit kegiatan mahasiswa yang fokus terhadap isu-isu agrikultural.

Selain membagikan apel, panitia penyelenggara juga meminta para pengunjung mengisi petisi yang ditujukan pada pemerintah dan supermarket untuk membuat sistem pengurangan penggunaan kantong plastik. Menurut Rahyang Nasional selaku penyelenggara kegiatan, target pengisian petisi ini untuk seratus ribu orang. Ia optimis akan banyak orang yang menyetujui petisi ini, “Pasti banyak yang setuju sih, karena dampak plastik berbahaya. Selain itu, plastik membutuhkan ratusan tahun untuk terurai dalam tanah,” ucapnya.

Bumi memiliki keterbatasan dalam menguraikan suatu benda. Jangankan benda anorganik, untuk menguraikan benda organik saja bumi membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Misalnya kayu dan sayur, keduanya memiliki waktu penguraian yang berbeda. Atas keterbatasan bumi ini, kita seharusnya menghemat sumber daya alam agar bumi tetap terawat. Salah satu pesan dari kegiatan Apple Day ini adalah mengajak masayarakat untuk mengurangi penggunaan sampah anorganik. Dalam hal ini, pengurangan menggunakan kantong plastik adalah cara paling sederhana untuk menyelamatkan bumi.***

Related posts

*

*

Top