MKAA Berpartisipasi dalam Earth Hour 2013

Ilustrasi (Foto: historicalbuildingsbdg.wordpress.com

Pada 23 Maret 2013 lalu, Museum Konperensi Asia-Afrika (MKAA) memadamkan lampunya selama 60 menit. Pemadaman dilakukan jam 20.30 hingga 21.30 WIB. Hal ini bukan karena museum ini mengalami pemadaman listrik, melainkan sebagai partisipasi MKAA dalam aksi Earth Hour 2013.

“MKAA berpartisipasi dalam Earth Hour karena mendukung program bijak energi sebagai bagian dari kedaulatan energi,” tandas Desmond Andrian, staf MKAA, saat dihubungi melalui layanan pesan singkat.

Earth Hour 2013 kali ini mengambil slogan, “Ini Aksiku! Makna Aksimu?” Kegiatan ini diikuti oleh 30 kota di Indonesia, termasuk gedung-gedung ikon Indonesia, seperti Gedung Sate, Istana Bogor, dan Monumen Nasional (Monas). Mereka memadamkan lampu selama 60 menit sebagai tanda partisipasinya pada kegiatan ini.

Pada Earth Hour 2012, aksi ini berhasil menghemat listrik sebanyak 546 Megawatt (MW) atau setara dengan 800 juta Rupiah. Menginjak tahun kelima, Earth Hour tidak hanya diikuti oleh masyarakat individual, tetapi juga kelompok, pelaku bisnis, dan pemerintahan. Mereka mematikan alat elektronik sebagai simbol kepedulian terhadap perubahan iklim.

Dalam Earth Hour 2013, masyarakat tidak hanya diajak memadamkan lampu selama 60 menit, tetapi juga melakukan aktivitas hemat energi selama 60 hari. Aktivitas ini ditunjukkan dengan mematikan listrik selama 60 menit dan mengurangi penggunaan kantong plastik, membawa tempat makan dan minum sendiri, dan menghemat air.***

Related posts

*

*

Top