Peluncuran dan Diskusi Buku “Pasang-Naik Kulit Berwarna”

Foto: sonofnostalgiazone.com

Foto: sonofnostalgiazone.com

Sebagai rangkaian Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), Museum KAA menyelenggarakan peluncuran dan diskusi buku “Pasang Naik Kulit Berwarna”. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Selasa (23/04/2013) di Ruang Utama Gedung Merdeka. Diskusi bertajuk Buku dan Peristiwa akan menghadirkan Sejarahwan JJ Rizal dan Staff MKAA Desmond S Andrian sebagai narasumber, serta Pemimpin Redaksi Tribun Jawa Barat Cecep Burdansyah sebagai moderator.

“Pasang Naik Kulit Berwarna” merupakan buku karya Lothrop Stoddard, seorang kulit putih yang tinggal di Amerika Serikat. Buku awalnya diterbitkan di Amerika dengan judul “The Rising Tide of Color Against White World-Supremacy” pada 1920. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia Soekarno dan diluncurkan untuk pertama kalinya pada 1966.

Sebagian besar isi dari buku ini bercerita mengenai kekhawatiran orang kulit putih yang merasa kejayaan bangsanya terancam oleh kebangkitan bangsa-bangsa kulit berwarna. Hal ini dipicu oleh munculnya 3 hal, yaitu: Pan-Asiatisme, Pan-Islamisme, dan Pan-Afrikanisme. Dengan kata lain, melalui buku ini sang penulis menyatakan pengakuannya akan potensi dan keunggulan bangsa kulit berwarna di atas bangsanya sendiri, yaitu bangsa kulit putih.

Buku ini dianggap penting karena merupakan salah satu referensi Presiden Soekarno dalam merumuskan kemerdekaan dan mewujudkan perdamaian dunia. Rumusan ini salah satunya direalisasikan dalam bentuk Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika pada 1955.

Selain peluncuran dan diskusi buku, MKAA juga menggelar pameran buku-buku langka koleksinya. Buku-buku ini umumnya diperoleh atas sumbangan dari negara-negara sahabat di Afrika, Amerika Latin, dan Asia. Umumnya bercerita mengenai perjuangan bangsa-bangsa di Afrika untuk melepaskan diri dari kungkungan penjajahan dan pandangan-pandangan negatif dari luar terhadap bangsanya. Dalam buku-buku tersebut, jelas sekali disebutkan dampak solidaritas Semangat Bandung terhadap semangat pergerakan mereka di Afrika.

Acara ini terbuka untuk umum dan akan diselenggarakan pada jam 9 hingga 13 WIB di Ruang Utama Gedung Merdeka.***

Related posts

*

*

Top