MKAA Gelar Kolaborasi Wayang Golek dan Wayang Sri Lanka

Salah satu penampilan dari tokoh Iblis dalam pergelaran Wayang Golek  (Foto : Rosad)

Salah satu penampilan dari tokoh Iblis dalam pergelaran Wayang Golek (Foto: Rosad)

Sebagai rangkaian acara memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Sri Lanka, Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) menggelar pertunjukkan Wayang Golek dengan judul “The Defeat of Evil by Mahadanamththa & Semar“. Acara yang di gelar pada hari Sabtu (27/04/2013) malam lalu ini terbuka untuk umum mulai pukul 19.30-20.30 WIB.

Menariknya, dalang yang tampil berasal dari dua Negara, yaitu Indonesia dan Sri Lanka. Dari Indonesia hadir Bhatara Sena dan Yogaswara Sunandar, sedangkan dari Sri Lanka hadir Sulochana Dissanayake dan Upul Alwis. Kolaborasi budaya antar dua negara ini pun semakin terasa dengan digunakannya empat bahasa sepanjang pergelaran berlangsung, yaitu Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Bahasa Sri Lanka dan Bahasa Inggris.

Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementrian Luar Negeri Indonesia Abdurachan Mohammad Fachir, Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemenlu RI Lystiowati, kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan cinderemata dari Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia ke Giri Harja III.

Iyan Septiyana, salah satu penonton, mengaku walaupun dia tidak mengerti bahasanya secara keseluruhan tapi dia bisa menangkap inti ceritanya. “Intinya mempromosikan dua budaya lewat tokoh-tokoh wayang yang ditampilkan,” katanya. Pergelaran ini ditutup dengan tepuk tangan meriah dari seluruh penonton. “Pergelaran yang mengesankan,” nilai seorang penonton.***

Related posts

*

*

Top