Asian-African Quotes

Konferensi Asia Afrika adalah konferensi tingkat tinggi dari negara Asia dan Afrika yang saat itu baru merdeka. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika ini terjadi tahun 1955 dan melibatkan 29 negara yang berlangsung dari tanggal 18 April – 24 April 1955.

Hasil dari konferensi ini adalah Piagam Dasa Sila Bandung. Garis besar dari piagam ini adalah semangat perdamaian, kesetaraan dan persamaan hak bangsa-bangsa di dunia.

Inilah beberapa Quotes yang kami rangkum dari beberapa Delegasi Negara peserta KTT Asia-Afrika 1955.

‘Jikalau Banteng Indonesia sudah bekerja bersama-sama dengan Sphinx dari negara Mesir,dengan Lembu Nandi dari negara India, dengan Liong Barongsai dari negeri Tiongkok,dengan Kampiun-kampiun Kemerdekaan dari negeri lain,-jikalau Banteng Indonesia bisa bekerja bersama-sama dengan semua musuh kapitalisme dan international-imperialisme di seluruh dunia,- wahai tentu hari-harinya international-imperialisme itu segera terbilang!’ ~ Soekarno 1933

IMG_20140419_071312

‘Dan Bandung telah menjadi pusat perhatian-bahkan barangkali boleh saya menyebutnya sebagai ibukota Asia dan Afrika selama waktu ini’. ~Nehru 24 April 1955.

‘Apapun agama yang kita anut, kita tidak bisa lain kecuali bersatu dalam masalah-masalah perdamaian…’~Sir John Kotelawala- 18 April 1955

‘Konperensi ini tidak mebawa hasil bagi peningkatan saling pengertian di antara negara-negara yang diwakili di sini, tetapi juga akan bermanfaat bagi semua bangsa di dunia. negara-negara Asia dan Afrika berkumpul dan merasa perlu bersatu untuk meningkatkan persahabatan dan kerja sama di antara mereka sendiri dan memperkuat ikatan perdamaian dunia sejauh ada dalam kekuasaan mereka’.~ Mohammad Ali 18 April 1955

‘Semoga kita terus berada di jalan yang telah kita tempuh bersama, dan semoga Konperensi Bandung tetap menjadi mercusuar bagi masa depan kemajuan Asia-Afrika’ ~ Ali Sostroamidjojo 24 April 1955.

IMG_20140419_143559

‘Walaupun kita tidak mencapai keputusan-keputusan yang membuka zaman baru namun kenyataan bahwa kita dapat mengemukakan perbedaan-perbedaan kita secara bebas dan terbuka sudah merupakan hal yang berguna. Pertukaran pikiran semacam itu pasti akan menghasilkan pengertian yang lebih baik di antara kita. Dalam dunia yang penuh kesulitan ini, yang penuh purbasangka, kecurigaan dan salah faham, tercapainya pengertian yang sedikit lebih baik pun sudah dapat dianggap sebagai upaya ke arah kemantapan dan perdamaian.’ ~ U Nu 1955

 

*

*

Top