Gadis Mungil Pembawa Buku

foto 1 Peluncuran buku “Di Balik Layar Warna-Warni Konferensi Asia Afrika” siang ini tidak hanya diwarnai oleh kehadiran saksi-saksi sejarah Konperensi Asia Afrika tahun 1955, namun juga oleh kegembiraan adik-adik dari Madrasah Ibtidaiyah Al-Mu’awanah. Siswa-siswi setara SD itu terlihat antusias mengikuti jalannya acara. Salah satu bagian dari acara peluncuran ini adalah penyerahan buku secara simbolis dari penulis, Sulhan Syafii, kepada kepala museum Konperensi Asia Afrika, Thomas A. Siregar. Saat prosesi berlangsung, terlihat sebuah sosok mungil berseragam sekolah dasar membawa baki berisi buku untuk diserahkan. Adik manis tersebut bernama Siti Nuraini. Ketika ditanya, siswi kelas 5 MI Al-Mu’awanah tersebut mengaku deg-degan ketika diminta menjadi pembawa buku untuk penyerahan secara simbolis tersebut. “Tapi seneng,” katanya. Siti Nuraini yang lebih akrab dipanggil Nur ini melanjutkan, “Baru taunya juga tadi pagi. Soalnya banyak yang ngedaftar tapi saya yang kepilih. Jadi nggak latihan dulu.” Meski pun Nur ikut meramaikan acara yang berkaitan erat dengan sejarah Indonesia, ia dengan malu-malu berkata bahwa dia sebenarnya tidak suka pelajaran Sejarah. “Habis susah,” ujarnya, dan lebih memilih pelajaran MPK (Pancasila dan Kewarganegaraan) sebagai pelajaran favoritnya.

*

*

Top