Menjadi Relawan, Apa Kata Mereka?

Suasana acara Bandung Historical Study Games (BHSG) tahun 2015. Sumber: Dokumentasi PEC

Suasana acara Bandung Historical Study Games (BHSG) tahun 2015. Sumber: Dokumentasi PEC

 

Menjelang ulang tahun KAA bulan April nanti, Museum KAA berkontribusi untuk memberikan suguhan perayaan yang meriah tapi tak melepas nilai-nilai Bandung Spirit yang diembannya. Rangkaian perayaan ulang tahun KAA yang akan dimulai tanggal 18-24 April 2016 ini pun meliputi parade budaya Asia Afrika, kuliah umum Bandung Spirit for Palestine, BHSG (Bandung Historical Study Games), temu kangen saksi sejarah KAA, dan senam 5000 anak Asia Afrika.

Perayaan ini pun tak lepas dari peranan SMKAA yang mewadahi Korps Relawan Nawasila, yang pendaftarannya dibuka secara umum sampai 12 Maret kemarin. Relawan yang tergabung akan menjadi bagian dari setiap acara yang akan diselenggarakan dan akan berkontribusi secara penuh dari awal hingga akhir acara. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pendaftar tahun ini mencapai 700 ratus orang dari berbagai kalangan di Bandung. Namun, pada akhirnya jumlah relawan yang diterima hanya 540 orang.

Perekrutan relawan ini tidak hanya diselenggarakan tahun ini, tapi juga sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Salah satu diantaranya adalah Intan Widya, seorang mahasiswi POLBAN, “Pertama kali daftar relawan Bandung Spirit karena diajakin temen dan cari pengalaman baru. Setelah keterima kita dikasih pembekalan tentang sejaran Asia Afrika dan masih banyak lagi. Keliling Bandung, ketemu temen dari berbagai latar belakang ngumpul jadi satu. Dateng ke museum dari gelap sampe gelap lagi buat ngurusin acaranya dan mastiin semua dapat makanan. Kelilingin sudut dan ruangan di museum KAA dan Gedung Merdeka yang nggak semua orang tau. Pokoknya nggak bakalan nyesel kalau ikut jadi relawan Bandung Spirit.”

Tak hanya itu, Liginia Ayudia, panitia Bandung Historical Study Games (BHSG) tahun lalu pun memberikan bocoran tentang apa yang didapatkan oleh relawan tahun lalu. Relawan sebelumnya akan diberikan pembekalan tentang nilai-nilai KAA dan diajak untuk berkeliling tempat bersejarah yang belum pernah ditemui sebelumnya.

“Disini kita bakal dikasih pembekalan sama narasumber yang asik. Orang yang nggak suka tentang sejarah bakal melek. Selain itu pastinya ketemu berbagai karakter baru, ketemu orang-orang hebat di bidangnya. Ini bikin kita punya networking, share ilmu dan pengalaman,” sambung perempuan yang juga tergabung dalam Public Educator Corps (PEC) ini.

Pembekalan Korps Relawan Nawasila akan diadakan dua kali, yaitu pada tanggal 26 Maret dan 2 April 2016. Jadi pastikan untuk kalian yang terpilih untuk datang. Selamat bergabung dan mencipta pengalaman-pengalamn baru sebagai Korps Relawan Nawasila 2016! (amf)

*

*

Top