Pembukaan Kongres Esperanto di Bandung

Foto bersama peserta Trilando Kongreso de Esperanto Bandung

Foto bersama seluruh peserta Trilando Kongreso de Esperanto Bandung

Bandung – Pada hari kedua penyelenggaraan Trilanda Kongreso de Esperanto Bandung, dilaksanakan pembukaan secara resmi yang bertempat di Museum Konperensi Asia Afrika. Kepala Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA), Thomas A. Siregar, mendukung kongres Esperanto ini agar dapat berjalan dengan baik dan berharap partisipan dapat belajar lebih tentang Esperanto dan Konperensi Asia Afrika.

“Museum Konperensi Asia-Afrika mendukung penuh asosiasi Esperanto dari Indonesia, Australia, dan Selandia Baru. Untuk terselenggaranya acara ini saya mengucapkan terimakasih dan apreasiasinya kepada pihak-pihak yang sudah membantu,” ucapnya, pada Kamis (24/03/2016).

Selain Thomas, hadir juga Perwakilan Asosiasi Esperanto Universal, Stefan Macgill dan Ketua Asosiasi Esperanto Indonesia, Ilia Sumilfia Dewi dalam acara Trilanda Kongreso de Esperanto yang akan berlangsung dari 23-28 Maret ini. Tema yang diusung dalam kongres kali ini, yaitu Esperanto – Spirito de Unueco en La diverseco de Tutmonda Civitano (Esperanto, Semangat Persatuan Dalam Keberagaman Bangsa-Bangsa).

Selanjutnya, peserta diajak untuk mengenal lebih jauh tentang MKAA dengan menyaksikan screening film dan tur dalam museum, dan dilanjutkan dengan kelas Esperanto di 2 tempat terpisah, MKAA dan Hotel Image Bandung.

Pada malam harinya, diadakan seminar presentasi, kelas bernyanyi lagu-lagu dengan bahasa Esperanto, dan lelang bermacam barang yang berhubungan dengan Esperanto. (Fariz, Agistya/JT)

*

*

Top