Night at the Museum: Malam Minggu yang Berbeda di Museum Konperensi Asia Afrika

DSC_7952

Ruang Pameran Tetap Museum Konperensi Asia Afrika yang ramai dipenuhi pengunjung saat kegiatan Night at the Museum berlangsung

 

Salah satu alternatif hiburan yang edukatif di malam minggu kemarin (24/03/2016) kembali ditawarkan oleh Public Educator Corps (PEC). Pasalnya acara Night at the Museum dilangsungkan kembali di Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA), dengan adanya kerjasama dengan klab Esperanto.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya antrian didepan pintu Museum KAA. Tak hanya dipenuhi oleh para remaja, jelajah sejarah ini juga menjadi ajang bagi keluarga untuk menghabiskan akhir pekan.

 

DSC_7897

Sebelum memasuki museum, para pengunjung yang mengantri akan diberikan penjelasan awal terlebih dahulu oleh salah satu edukator

 

Salah satu rangkaian acara Trilanda Kongreso de Esperanto ini mengusung tema Prenu Nian Historion al la vojaĝo atau dalam bahasa Inggris memiliki arti Bring Our History become Journey. Acara yang terbuka untuk umum tersebut akan membawa pengunjung pada sebuah perjalanan sejarah dengan berkeliling museum selama kurang lebih 45 menit. Pengunjung yang datang akan dikelompokkan menjadi kurang lebih 10 orang, dan didampingi oleh satu edukator dari PEC.

 

DSC_7959

Sebelum diajak berkeliling museum, para pengunjung wajib untuk mengisi daftar tamu

 

DSC_6865

Salah satu kelompok mengunjung yang sedang diberikan penjelasan oleh edukator dari PEC

 

Tur malam di Museum KAA ini berlangsung selama dua jam, mulai pukul 19.00 sampai dengan 21.00 WIB. Lebih dari 400 pengunjung ikut meramaikan acara Night at the Museum ini. Selain menjadi bagian dari kegiatan Trilanda Kongreso de Esperanto, kegiatan ini menjadi edukasi menyenangkan yang berbeda bagi masyarakat untuk mengenal sejarah KAA lebih dekat. (Agistya, Aulia/JT)

*

*

Top