Penutupan Trilanda Kongreso de Esperanto 2016

DSC_7129

Acara penutupan Trilanda Kongreso de Esperanto yang dilaksanakan di Hotel Image pada Senin (28/01/2016) lalu

 

Bandung – Ketua panitia Qonita mengucapkan terima kasih pada saat pidato penutupan acara Trilanda Kongreso de Esperanto di Bandung.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan saya berharap kebersamaan ini terus terjalin sebagaimana tujuan kongres ini diadakan,” kata Qonita di Hotel Image, Bandung, pada Selasa (29/03/2016) silam.

 

DSC_7085

Qanita selaku ketua panitia sedang memberikan sambutan sekaligus ucapan terimakasihnya atas terselenggaranya kongres

 

Tak hanya dari perwakilan panitia, Jeon Gyongdok, salah satu partisipan dari Korea Selatan juga mengucapkan terima kasih dan mengajak para partisipan untuk menghadiri kongres Esperanto yang nantinya akan diadakan di Seoul tahun depan.

Setelah berakhirnya kongres ini, klab Esperanto akan disibukkan dengan ruĝa formiko yaitu, menyebarkan kembali visi-misi Esperanto yang sama dengan nilai-nilai Konperensi Asia Afrika (KAA) terhadap kalangan anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA). Klab ini juga akan memperkuat kembali dengan menambah kegiatan di klab ruĝa formiko agar tidak hanya belajar bahasanya saja.

Ditemui seusai penutupan kongres, ujar Qonita, mengharapkan dapat mewujudkan hasil amo-seminario yang terdiri dari 6 poin, yaitu:

  1. Mengulang model Kongres yang melibatkan banyak negara dengan model kawasan,
  2. Penggiat dari Asosiasi Esperanto Universal berperan aktif dalam United Nation (UN) dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di cabang-cabang negara,
  3. Mengorganisir atau berpartisiasi dalam festival bahasa dan multikultur (festival keberagaman budaya),
  4. Mendirikan perpustakaan di suatu wilayah di Asia Tenggara dengan tulisan-tulisan atau buku dari kawasan tersebut yang memungkinkan untuk dipindai,
  5. Para penutur bahasa Esperanto menjadi anggota dan berperan aktif dalam kegiatan kebudayaan,
  6. Mengembangkan beasiswa bagi relawan-relawan muda. (Agistya/JT)

*

*

Top