Mukadimah Sahabat Museum Konperensi Asia-Afrika

 

untitled-1

Acara mukadimah anggota baru Sahabat Museum Konperensi Asia-Afrika yang dilaksanakan pada Sabtu (24/9) lalu.


Tepat pukul 08.00 WIB diselenggarakan mukadimah anggota baru Sahabat Museum Konperensi Asia-Afrika (SMKAA) dengan mengusung tema ‘Dari Bandung untuk Perdamaian Dunia.’ Mukadimah SMKAA merupakan sebuah acara penyambutan bagi anggota-anggota baru SMKAA yang lolos dari tahap seleksi. Proses rekrutmen dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari registrasi yang dibuka pada bulan Agustus hingga wawancara yang diselenggarakan pada awal bulan September.

Pada periode tahun 2016 ini tercatat sebanyak 900 orang mendaftar sebagai calon anggota SMKAA dan terpilih 200 orang dari hasil seleksi yang telah dilakukan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada sesi sambutan tampak tiga orang Koordinator Eksekutif di masing-masing periode, diantaranya Koordinator Eksekutif SMKAA 2016 Logika Anbiya, Koordinator Eksekutif SMKAA 2011 Deni Rachman, dan Koordinator Eksekutif 2012 Wisnu Azi Firdaus yang memberikan wejangan kepada para anggota baru SMKAA. Mereka berpendapat bahwa klab-klab yang tergabung dalam Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (KAA) adalah ruang belajar bagi setiap orang yang tergabung di dalamnya.

“Museum KAA itu ibarat sekolah dimana kita bisa menimba ilmu seluas-luasnya. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan,” kata Logika di main hall Gedung Merdeka, Bandung pada Sabtu (24/9).

Logika juga menambahkan bahwa menjadi seorang SMKAA harus menanamkan nilai-nilai dasar Asia Afrika (Bandung Spirit) dalam diri. Seperti bekerja sama, toleransi, dan perdamaian. Nilai-nilai tersebut merupakan pilar utama tidak hanya menjadi pribadi yang baik tetapi juga organisasi yang baik.

Selain Koordinator Eksekutif SMKAA, tampak pula hadir petinggi-petinggi Museum KAA, diantaranya PLT Kepala Museum 2016 Devi Noviadi, dan salah satu Staf MKAA Desmon S. Andrian. (Risa/JT)

Tags

*

*

Top