Afternoon Talk Bersama Anggota Baru YAAA

12947

Acara ini diisi oleh tiga pembicara (dari kiri ke kanan) dosen Hubungan Internasional di International University Liaison Indonesia Yasmin N. Chaerunissa, mahasiswa Universitas Padjadjaran sekaligus founder dari YAAA Oussou Diallo, dan salah satu anggota YAAA Yaaseen Sadulla, serta Hashim L. Umar Farouk selaku moderator.

 

Klab Young African Ambassadors in Asia (YAAA) bekerja sama dengan Forum Studi Asia Afrika menggelar acara afternoon talk dalam rangka orientasi anggota baru YAAA di Ruang Galeri 1 Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA). Dibuka pada pukul 14.00 WIB, acara ini cukup dihadiri oleh anggota lama dan anggota baru YAAA. Jumat 30 September 2016,

Pada saat pembukaan, pembawa acara memperkenalkan Klab YAAA beserta misi, visi dan tujuan klab tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pidato dan ucapan selamat datang dari Koordinator Eksekutif Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA) Logika Anbiya, Koordinator Klab YAAA Hashim L. Umar, dan salah satu staf MKAA Desmond S. Andrian. Pembukaan acara diakhiri dengan pemutaran film The Birth of Bandung Spirit.

“Terima kasih atas kehadiran dan apresiasi para anggota baru,” kata Desmon saat memberikan sambutan, Jumat (30/9).

YAAA pun mengundang beberapa anggota Klab Guriang untuk memperkenalkan alat musik angklung. Selain itu, anggota Guriang juga mengajak para peserta memainkan lagu ‘Ibu Kita Kartini’. Setelah kegiatan bermain angklung bersama selesai, acara memasuki sesi perkenalan para anggota baru.

Selanjutnya pada sesi materi, pembahasan berfokus kepada tema The Bandung Spirit: The We Feeling dengan menghadirkan tiga pembicara, yaitu dosen Hubungan Internasional di International University Liaison Indonesia Yasmin N. Chaerunissa, mahasiswa Universitas Padjadjaran sekaligus founder dari YAAA Oussou Diallo, dan salah satu anggota YAAA Yaaseen Sadulla, serta Hashim L. Umar Farouk sebagai moderatornya.

Para pembicara membahas tentang isu Bandung Spirit, serta pandangan masyarakat Indonesia terhadap orang Afrika. Peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanya dalam sesi tanya jawab setelah sesi materi berakhir berakhir. Usai sesi tanya jawab, para pembicara dan moderator mendapatkan cinderamata dan kenang-kenangan dari penyelenggara acara. Acara ini pun ditutup dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an, dan dilanjutkan dengan sesi tur museum untuk seluruh anggota baru YAAA yang hadir. (Nurin/JT)

Tags ,

Related posts

*

*

Top