Peringati Hari Anti Korupsi Internasional, Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Adakan Sosialisasi

s__8683544

Ketua Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Barat Yanuar Rasyid, memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi pada hari  Jumat (6/12) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional.

Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan pada Jumat, 9 Desember 2016 memperingati Hari Anti Korupsi Internasional. Peringatan ini dilaksanakan serentak di 178 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan 33 Kantor Wilayah (Kanwil) seluruh Indonesia termasuk provinsi Jawa Barat.

Bertempat di Gedung Dwi Warna, acara dihadiri oleh sejumlah perwakilan dan pejabat seperti Ketua Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM, Kejaksaan Tinggi, Polda Jawa Barat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi dan pemerintah kota Bandung, sejumlah asosiasi pengusaha-pengusaha provinsi,  perwakilan rektorat Universitas Padjajaran, serta sejumlah media dan Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika.

Dengan mengusung tema “Bersih Hati, Tegak Integritas, Kerja Profesional” acara ini dimaksudkan untuk mengenalkan beberapa program kebijakan perbendaharaan negara dalam rangka berkomitmen bersama dari seluruh pihak untuk mencegah korupsi dan sebagai sarana memupuk kredibilitas, integritas dan sinergis lembaga-lembaga dan semua masyarakat.

“Korupsi merupakan ancaman terhadap kredibilitas institusi pemerintah, nilai-nilai demokrasi, etika berkeadilan dan pembangunan berkelanjutan serta supremasi hukum,” kata Ketua Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Barat Yanuar Rasyid dalam sambutannya.

Selain menjelaskan tujuan peringatan acara anti korupsi, ia juga memaparkan beberapa program kebijakan yang dikeluarkan pada pemerintahan Joko Widodo untuk menghindarkan maraknya pungutan liar dan meningkatkan transparansi perbendaharaan negara.

Adapun dalam acara tersebut ditayangkan beberapa video mengenai kota Bandung, serta kinerja kanwil provinsi Jawa Barat, dan puncak acara ditandai dengan penandatangan Pakta.

Diharapkan dengan mengundangnya sejumlah hadirin dari berbagai kalangan dan komunitas serta media sebagai representasi masyarakat untuk memaknai komitmen anti korupsi secara bersama-sama.

Menurut Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Jawa Barat Rizky Tavianto, perlunya pembentukan karakter dari usia dini mengenai tindakan jujur yang berujung terhindarnya melakukan korupsi ketika sudah terjun ke masyarakat. Korupsi merupakan permasalahan yang sangat kompleks serta sulit diberantas ketika sudah membahas masalah karakter seperti pelaku-pelaku korupsi sekarang.

“Maka dari itu diperlukan kepedulian dan kesadaran yang sangat tinggi oleh generasi muda khususnya,” ujarnya. (Shella, Fariz/JT)

Tags , ,

*

*

Top