Debat Terbuka Para Calon Pemimpin Baru Sahabat MKAA

_DSC0068

Ketiga calon koordinator eksekutif SMKAA periode 2017/2018 dalam acara debat terbuka Sabtu (21/01). Dari kiri ke kanan, Ahmad Dana M. Kamil (Klub Asia Barat Daya), Fri Priyanto (Young Announcer Club), dan Sidik Permana (Klab Magribi).

 

BANDUNG – Menjelang pemilihan Koordinator Eksekutif SMKAA periode 2017/2018 yang akan dilaksanakan pada 4-5 Februari 2017 nanti, Sabtu (21/02) telah dilaksanakan debat terbuka bagi para calon koordinator eksekutif SMKAA yang baru. Para calon terpilih yang telah melewati tahap administrasi dan wawancara tersebut antara adalah Fri Priyanto (Young Announcer Club), Ahmad Dana M. Kamil (Klub Asia Barat Daya), dan Sidik Permana (Klab Magribi).

Acara yang memiliki tujuan untuk mengupas visi, misi, dan program kerja para calon koordinator eksekutif ini tidak hanya dihadiri oleh perwakilan staff Museum KAA dan anggota SMKAA, tapi juga tamu undangan dari Museum Geologi, Museum Sri Baduga, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

Moderator Yasmin N. Chaerunissa membuka acara dengan menjelaskan empat sesi pada debat terbuka ini. Pada sesi pertama, calon koordinator eksekutif  bergantian menyampaikan visi, misi, dan implemetasinya. Sesi kedua adalah sesi problem solving, dimana para calon masing-masing diberikan pertanyaan yang menguji penyelesaian masalah yang akan mereka lakukan.

Pada sesi ketiga, para calon saling memberikan pertanyaan pada calon lainnya. Sebagian besar pertanyaan diberikan lebih mendalami bentuk program kerja seperti apa yang akan dilakukan dan tolak ukur kesuksesannya.

Sesi terakhir pun kembali berupa sesi pertanyaan yang diajukan dari para hadirin. Sebagian besar penanya mempertanyakan usaha para calon untuk membangun kinerja SMKAA dengan eksternal.

Ditemui seusai acara, Yasmin berharap para calon koordinator eksekutif dapat mengembangkan kapabiltasnya dan harus tetap saling membantu karena masih banyak poin yang masih bisa dikembangkan. Ia juga menekankan pentingnya bekerjasama dengan pihak luar museum.

“SMKAA bukan komunitas yang hanya berpatok pada sejarah, tapi juga mempunyai sisi-sisi lain seperti sosial, politik, dan lainnya yang juga dimiliki komunitas lain. Penting untuk menjalin hubungan dengan komunitas luar, supaya kita bisa sharing dan belajar lebih banyak,” ucapnya.

Setelah acara debat,  selanjutnya para calon akan diberikan kesempatan selama tanggal 21-22 Januari 2017. Sosialisasi dengan seluruh klub yang ada di SMKAA.

Di lain kesempatan, Koordinator Eksekutif Logika Anbiya mengungkapkan harapannya untuk koordinator eksekutif yang akan terpilih nanti.

“Semoga yang terpilih nanti bisa menjaga rumah kita semua (SMKAA -red), menjadi koordiantor eksekutif yang lebih baik, dan menjadi teladan untuk para anggotanya,” ungkapnya. (Aulia, Fariz/JT)

Related posts

*

*

Top