Panggung Asia-Afrika Menjadi Acara Puncak Rangkaian 62 tahun KAA

Sesi talkshow diisi oleh Yasmin N. Chaerunissa, Sikandar (ASAI), dan Farouk (YAAA) pada acara panggung Asia-Afrika di Jalan Soekarno, Minggu (23/04).

Sesi talkshow diisi oleh (dari kiri ke kanan) Yasmin N. Chaerunissa, Sikandar (ASAI), dan Farouk (YAAA) pada acara panggung Asia-Afrika di Jalan Soekarno, Sabtu (22/04).

BANDUNG – Rangkaian acara peringatan 62 tahun Konperensi Asia Afrika (KAA) tahun ini ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu adanya panggung pertunjukkan seni dan budaya Asia Afrika. Acara ini terselenggara atas kerjasama Museum KAA dengan sejumlah radio swasta di Kota Bandung.

Pertunjukkan seni dan budaya yang diadakan di Jalan Soekarno pada hari Sabtu (22/4) ini diisi oleh anak-anak muda Kota Bandung dan beberapa anggota Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA). Menghadirkan penampilan-penampilan live band, teater, tari-tarian, talkshow, hingga berbagai bazaar yang menyuguhkan macam aneka makanan dan souvenir Museum KAA. Panggung pertunjukkan ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan 62 tahun KAA.

Panggung pertunjukan seni dibuka oleh penampilan dari Yuandinasti X Shounen dan dilanjutkan dengan banyak penampil lainnya. Pada siang harinya penampilan Teater Tak Bernama SMKAA dengan penampilan teatrikal dari pidato Bung Karno yang dimainkan.

“Teater yang kami mainkan siang ini merupakan isi dari pidato Bung Karno yang dibacakan ketika KAA waktu itu,” ujar salah satu anggota teater Annisa Rahmawati.

“Kami melakukan teatrikal dari salah satu kutipan pidato Bung Karno guna menghidupkan kembali semangat Bandung dan Asia Afrika kepada kalangan muda,” tambahnya.

Pada sore harinya, diadakan talkshow bersama Yasmin N. Chaerunissa, Farouk (YAAA), dan Sikandar (ASAI) yang mengangkat tema ‘Kobaran Semangat Bandung di Generasi Muda Asia Afrika’

Malam harinya acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dari Bandung Historical Study Games yang sebelumnya telah dilaksanakan dan diakhiri oleh penampilan spesial dari Tompi. (Gilang/JT)

Related posts

*

*

Top