Wisata Sejarah Lewat Bandung Historical Study Games

DSCN3499

Salah satu kelompok dalam acara Bandung Historical Study Games tengah menentukan rute untuk mencapai pos selanjutnya pada Sabtu (22/04).

BANDUNG – Dalam rangka memperingati 62 tahun Konperensi asia Afrika (KAA), Museum Konferensi Asia Afrika kembali mengadakan acara Bandung Historical Study Games (BHSG) 2017 untuk kelima kalinya, dengan jumlah mencapai 102 kelompok peserta. BHSG merupakan perlombaan yang dilakukan secara berkelompok, dimana para peserta diharuskan mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang di Kota Bandung untuk menyelesaikan misi.

Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dibuka secara simbolis oleh Sekertaris Direktorat Jenderal Informasi dan Publik Azis Nurwahyudi.

“Semoga teman-teman dapat mengambil manfaat dari kegiatan Bandung Historical Study Games ini dan mendapatkan pembelajaran terkait sejarah kebesaran bangsa Indonesia,” ujar Azis, di Gedung Dwi Warna, Bandung,  Sabtu (22/4).

Games ini dikemas secara rekreatif dan edukatif. Dengan tujuan untuk mengingatkan dan mengedukasi, masyarakat diajak belajar kembali mengenai sejarah Asia-Afrika dan Bandung.

“BHSG kali ini yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang Asia-Afrika dan Bandung dengan cara fun dan berkompetisi secara sehat seperti tema peringatan KAA (Peace and Harmony For All),” ujar salah satu panitia BHSG Agistya.

Perbedaan BHSG tahun ini dengan tahun sebelumnya yaitu para peserta dibebaskan untuk memilih rute sendiri menuju pos-pos yang sudah ditentukan. Peserta diberikan peta buta sebagai panduan pos-pos  yang harus dilalui juga panduan melalui siaran radio, Radio Dahlia 101.5 FM dan Hits Radio 103.9 FM. Pemanduan melalui radio tersebut hanya berlangsung pada jam-jam tertentu. Tidak adanya pemanduan secara langsung dari pihak Public Educator Club (PEC), Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika juga menjadi tantangan tersendiri untuk peserta pada tahun ini.

Rute-rute perlombaan kali ini meliputi Gedung Dwi Warna, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Sultan Agung, Museum Mandala Wangsit, Bank Jabar Banten (BJB) Naripan, penjara Banceuy, dan Gedung Merdeka.

Acara ini berakhir pada pukul 13.30 WIB dan pengumuman pemenang diumumkan pada malam harinya, pukul 19.00 WIB. Tahun ini juara 1 diperoleh oleh Kelompok Burkinafaso dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 2.000.000 dan trofi, juara 2 dari kelompok Fiji  dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1.500.000 dan trofi, dan terakhir kelompok Botswana menjadi juara 3 yang mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 1.000.000 dan trofi. (Nira, Gilang/JT)

 

Related posts

*

*

Top