Author Archives: Mariana Octaviana Silaen

Autisme dan #awetism

Autisme dan #awetism

Kampanye autisme denga tajuk “Lets be aware of autism and be #awetism”  merupakan gerakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Program kerja tahunan mereka umumnya mengambil isu sosial, dan kali ini rujukannya ialah autisme. Tujuannya adalah mendidik masyarakat, khususnya anak muda, untuk menggunakan istilah “autis” atau “autisme” secara tepat. Istilah yang menyinggung beberapa pihak malah menjadi

Sepatu Rodaku

Go balance go balance go! Slogan kebanggan Komunitas Dance and Art Street Performance. Mereka masih kecil, namun bisa mengalahkan ketakutan akan ketidakseimbangan.

Public Lecture: Kilas Balik dan Visi Kelak

Siang ini, Kamis, 17 April 2014, Gedung Merdeka dipenuhi hiruk pikuk dari berbagai kalangan yang berlalu lalang. Saya memilih tempat duduk yang nyaman untuk mendengarkan public lecture yang disampaikan oleh Direktur Jendral Informasi dan Diplomasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dian Triansyah Djani.

Perempuan Angkat Karya

“A lady’s imagination is very rapid; it jumps from admiration to love, from love to matrimony in a moment.” – Jane Austen Sudah beberapa dekade sejak perjuangan Kartini membela hak wanita dan kita sudah mengecap hasilnya. Pada masa-masa kini, sudah banyak wanita yang secara gamblang menyuarakan pendapatnya dan memamerkan hasil pikirannya. Belum lagi yang cakap

Mengingat Kembali Bahasa Warisan

Beberapa kali saya menelusuri beberapa kamus Indonesia – Inggris, baik yang konvensional maupun digital, bahkan google translate. Kata yang saya cari waktu itu adalah terjemahan tiga kata kerja: kasih, sayang, dan cinta. Hampir semuanya merujuk pada kata love. Beberapa merujuk pada affection, namun kata ini tidak berhubungan secara pas benar dengan setiap kata yang saya

Top