Foto articles

Kolaborasi Wayang Indonesia dan Sri Lanka (Foto)

Kolaborasi Wayang Indonesia dan Sri Lanka (Foto)

Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Sri Lanka dimeriahkan oleh penampilan kolaborasi Wayang dari kedua negara. Dari Indonesia diwakili oleh Wayang Golek yang didalangi Batara Sena dari Padepokan Giri Harja III, sedangkan dari Sri Lanka diwakili oleh Wayang Ruukada yang didalangi oleh Ms. Sulochana Dissanayake. Pertunjukan ini berlangsung pada Sabtu (27/04/2013) lalu di Ruang Utama Gedung Merdeka Bandung.***

Penurunan 106 Bendera Negara Asia-Afrika [Foto]

Rangkaian Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika ditutup oleh penurunan 106 bendera negara-negara Asia dan Afrika oleh ratusan anggota Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung pada Rabu (24/04/2013) sore. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Dede Yusuf Efendi. Hadir juga Pasukan Marching Band pengiring prosesi penurunan bendera.

Peringatan 58 Tahun KAA Terapkan Zero Waste Event [Foto]

Guna menekan sampah yang berserakan di sekitar lokasi kegiatan, panitia Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika menerapkan konsep Zero Waste Event. Dalam aksi ini, para relawan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung mengajak pengunjung untuk memilah sampah ke dalam 4 kategori, yaitu: organik, kertas, anorganik yang dapat didaur ulang, dan anorganik yang tidak dapat didaur ulang.

Paberik Bamboo Hangatkan Panggung Selepas Hujan [Foto]

Hujan sempat mengguyur hari ketiga gelaran Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika di kawasan Cikapundung Timur. Meskipun begitu, panggung Asian-African World Music Festival tetap hangat dengan tambilnya Paberik Bamboo, kelompok musik asal Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung.

Paduan Suara Yayasan Wijaya Meriahkan Asian-African World Music Festival [Foto]

Kelompok Paduan Suara Yayasan Wijaya merupakan salah satu partisipan di Asian-African World Music Festival pada Minggu (21/04/2013). Mereka rela datang jauh-jauh dari Medan, Sumatera Utara, untuk turut meramaikan pagelaran Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika. Meskipun umur personilnya sudah lebih dari setengah abad, tetapi tidak mengurangi semangat 40 anggota paduan suara ini untuk memberikan penampilan terbaiknya selama 3 hari berturut-turut.

Aksi Koloni Senjata Prajurit Kodam III Siliwangi [Foto]

Koloni Senjata persembahan Komando Daerah Militer (KODAM) III Siliwangi meramaikan Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika. Mereka membawa pasukannya dan menggelar aksinya di Jalan Braga Pendek pada Minggu (21/04/2013) pagi lalu. Di akhir acara, penonton dikejutkan dengan Tembakan Salvo dari peluru hampa prajurit.***

Genderang Marching Band Canka Panorama SECAPA AD [Foto]

Marching Band Canka Panorama Sekolah Calon Perwira (SECAPA) TNI Angkatan Darat turut memeriahkan Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia Afrika, Minggu (21/04/2013) di Stage Performance, Jalan Braga pendek. Dengan kostum hijau dan loreng serta kostum macan, tidak ada mata pengunjung yang berpaling dari mereka.

Senam Seribu Anak Asia-Afrika [Foto]

Senam Seribu Anak dalam Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika mengundang antusiasme pelajar Sekolah Dasar dari seluruh penjuru Bandung. Kegiatan ini dilangsungkan di jalan Braga pada Minggu (21/04/2013) pagi. Meskipun bertajuk “Seribu” anak, tetapi pesertanya tahun ini mencapai 2.764 peserta. Jumlah ini meningkat 50 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.800 anak.

Sajian Tari Saman dari FIB UNPAD [Foto]

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Saman Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (UNPAD) turut memeriahkan helaran Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika pada Sabtu (20/04/2013). Tarian khas Aceh ini dibawakan dengan indah dan penuh semangat. Padahal, untuk tiba ke lokasi kegiatan, mereka harus menempuh perjalanan dari Jatinangor yang cukup jauh dan memakan waktu lama.

Suguhan Musik Asia-Afrika a la Perse7an Percussion [Foto]

Salah satu penampil di panggung Asian-African World Music Performance pada Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia Afrika adalah Perse7an Percussion. Sesuai namanya, kelompok musik mahasiswa Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung ini menyuguhkan musik perkusi, seperti Jimbe, Snare, dan Drum. Uniknya, Perse7an juga memanfaatkan tong dan kaleng-kaleng bekas sebagai instrumennya.

Top