Kabar articles

Semarak Milangkala Sapta Warsa Sahabat Museum KAA

Milangkala Sapta Warsa Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) kembali diperingati untuk tahun ketujuhnya. Acara ini digelar pada 11 Februari 2018, bertempat di selasar timur Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA). Acara yang menjadi titik penting dari hari lahirnya SMKAA dan pergantian kepengurusan SMKAA tahun 2017-2018. Acara dimulai dengan sambutan dari Koordinator Eksekutif SMKAA 2017-2018 Fri

Belajar Teknik Dasar Merajut Bersama Klab Young Crafter SMKAA

Klab Young Crafter Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA) untuk pertama kalinya menggelar Lokakarya Merajut pada Minggu, 4 Februari 2018. Klab Young Crafter merupakan salah satu Klab SMKAA di Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) yang bergerak dibidang merajut. Bertempat di Selasar Museum KAA, lokakarya ini berlangsung dari pukul 09.30-12.00. Acara ini dimulai dari pengenalan alat

Diskusi Akhir Pekan: Menata Kembali Peran Dunia Ketiga

  BANDUNG – Forum Studi Asia Afrika menggelar Diskusi Akhir Pekan bertema The Third World: Rebalancing, Restructuring, Reforming pada Sabtu, 27 Januari 2018. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Museum Konperensi Asia Afrika Meinarti Fauzi yang kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film dan diskusi panel. Bahasan dalam diskusi kali ini adalah mengenai peran negara-negara dunia ketiga

Kunjungan Klab Esperanto SMKAA ke Sekolah Dasar Assalam Bandung

BANDUNG – Klab Esperanto SMKAA (Sahabat Museum Asia Afrika) mengunjungi SD Assalam Bandung pada Rabu (6/12) untuk menyosialisasikan bahasa Esperanto dengan metode yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa-siswi sekolah dasar kelas lima dan enam. Rangkaian acara ini dimulai dengan mengajak siswa-siswi belajar memperkenalkan diri menggunakan bahasa Esperanto, lalu siswa-siswi tersebut diajarkan mengenai angka, binatang,

Sjahrir dan Demokrasi Kerakyatan

BANDUNG, FSAA SMKAA – Menurut Sjahrir ada tiga tahap rehabilitasi kemerdekaan manusia. Pertama, rehabilitasi politik dalam bentuk kemerdekaan. Kedua, selanjutnya rehabilitasi mental dari dalam untuk menghadapi feodalisme dan dari luar untuk menghadapi modal-modal besar. Ketiga, rehabilitasi kultural untuk melawan perasaan rendah diri sebagai bangsa kulit berwarna. Demikian disampaikan Muhnizar Siagian dalam pertemuan ketiga Sekolah Dasasila

Sosio-Historisitas Demokrasi Pancasila

BANDUNG, FSAA SMKAA – Dalam urutan sila-sila Pancasila sila ke-4 perihal demokrasi didahului sila ke-2 dan sila ke-3 dan dipuncaki sila ke-5. Artinya, sebelum lebih jauh menggali demokrasi, bangsa Indonesia diisyaratkan agar terlebih dahulu berangkat dari sikap perikemanusiaan (sila ke-2) dan kebangsaan Indonesia (sila ke-3). Setelahnya, demokrasi wajib menuju pada keberesan ekonomi (sila ke-5). Hal

Dilema Demokrasi: Prosedural atau Deliberatif

Fasilitator diskusi WT Daniealdi mengupas topik Dilema Demokrasi: Prosedural atau Deliberatif dalam gelaran perdana Sekolah Dasasila Bandung Vol. II pada Sabtu, (18/11) di Ruang Galeri I Museum KAA-Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika No.65 Bandung. (Foto: FSAA) Bandung, FSAA SMKAA – Tujuan demokrasi deliberatif adalah agar masyarakat tak hanya menjadi subjek hukum tapi juga turut andil

Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Makin Istimewa Lewat Jelajah Malam Museum KAA

BANDUNG – Jelajah Malam Museum Konferensi Asia Afika (Night at museum KAA) kembali diselenggarakan oleh klab edukator sahabat Museum Konferensi Asia Afrika dan Museum Konferensi Asia Afrika pada Jumat (10/11) di Museum Asia Afrika yang bertemakan Pemuda dan Pahlawan. “Bertepatan dengan hari sumpah pemuda yang terjadi pada 28 Oktober dan hari pahlawan yang terjadi pada

Memahami Demokrasi Bersama Kemlu RI dan MKAA Menuju Bali Democracy Forum 2017

BANDUNG, JOURNATIVIST SMKAA – Mendekati waktu pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) X pada bulan Desember mendatang, Diplomasi Publik Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Museum KAA menyusung “Updates from the Foreign Ministry Bali Democracy Forum” yang digelar di Ruang Pameran Tetap Museum KAA. Acara ini berbentuk seminar dan dialog bersama peserta yang merupakan

Forum Studi Asia Afrika: Demokrasi dan Multikultural

Dasasila Bandung lahir 62 tahun silam di Kota Bandung. Kehadirannya telah berdampak positif pada tata kelola dunia baru. Sebab, Dasasila Bandung diterima sebagai sebuah nilai internasional. Tak hanya itu, Dasasila Bandung telah memberi panggung bagi Dunia Ketiga. Sejak itu, dunia mewarisi warisan penting Dasasila Bandung. Di antaranya adalah warisan edukasional, warisan normatif, dan warisan institusional.

Top