Sosok articles

Asian-African Quotes

Asian-African Quotes

Konferensi Asia Afrika adalah konferensi tingkat tinggi dari negara Asia dan Afrika yang saat itu baru merdeka. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika ini terjadi tahun 1955 dan melibatkan 29 negara yang berlangsung dari tanggal 18 April – 24 April 1955. Hasil dari konferensi ini adalah Piagam Dasa Sila Bandung. Garis besar dari piagam ini adalah

Mulu dan Kecintaannya Pada Indonesia

Terpisah beribu-ribu kilometer dari negara aslinya tidak membuat Mulu homesick. Mahasiswi asing asal Ethiopia ini justru sangat nyaman tinggal di Bandung, tempat ia mengenyam pendidikan Teknik Informatika di Universitas Komputer Indonesia (Unikom). Ketika ditanya apa yang membuatnya begitu betah di sini, Mulu menjawab, “Saya suka udara dan orang-orangnya,” ujarnya sambil tersenyum.   Mulu berasal dari

Steve Biko dan Keinsyafan Keluarga Besar Kulit Hitam

“The blacks are tired of standing at the touchlines to witness a game that they should be playing. They want to do things for themselves and all by themselves.” Steve Biko (1947-1977)  Mungkin tidak banyak orang mengenal sosok pejuang anti-apartheid satu ini. Namanya dapat disetarakan dengan pejuang penentang politik apartheid seperti Nelson Mandela, Walter Sisulu

Frantz Fanon: Tetralogi Bangun Jiwa Raga

Kwame Nkrumah pernah berpendapat dalam Class Struggle in Africa (1970;28) bahwa penyebab terjajahnya mental adalah rasialisme sebagai cara memperpanjang nafas kolonialis dengan sasaran diskriminasi warna kulit/ras sekaligus pergaulan masyarakat. Hal ini sejalan dengan prosedur tetap kolonialisme untuk memenangkan kuasa lewat ekonomi, budaya, politik, sejarah, militer, ilmu pengetahuan bahkan mentalitas yang mencakup kondisi kejiwaan, psikologis, atau

Richard Wright: dari Missisipi sampai Gedung Merdeka

“..melampaui Kiri atau Kanan”, “..Tidak ada antropolog, sosiolog, ilmuwan politik manapun yang pernah bermimpi (Konferensi Asia Afrika) dipentaskan..” (Richard Wright dalam Color Curtain, 1956;13) Pada dasarnya, isu rasialisme adalah sasaran utama gerakan kaum Kulit Hitam saat melakukan pembangkangan sipil, misalnya kampanye kesamaan hak-hak warga negara dan anti-diskriminasi. Sebuah ide yang sudah dipupuk sejak gagasan Pan-Afrikanisme,

W.E.B Du Bois, Godfather of Pan-Africanism

“Our point is that Pan-Africa belongs logically with Pan-Asia.” (W.E.B Du Bois 1868-1963) Berbincang gerakan Pan-Afrikanisme identik dengan sikap radikal dari Marcus Garvey melalui Universal Negro Improvement Association (UNIA), namun di aras inteletual dan dunia ilmu pengetahuan, William Edward Burghardt Du Bois atau W.E.B Du Bois tak bisa dikesampingkan. Jagad sosiologi, ilmu sejarah, dan gerakan

Yasmin: Tanamkan Nilai dan Moral Kesejarahan

Pada Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika, Museum Konperensi Asia-Afrika (MKAA) memberikan penghargaan kepada Sahabat MKAA yang memiliki kontribusi besar terhadap MKAA. Salah satunya adalah Yasmin Nindya Chaerunissa (22), alumni Jurusan Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia yang aktif memberi pembelajaran sejarah kepada publik.

Prof. Tozu, Terus Bernegoisasi Demi Batik Kecintaannya

Adalah Prof. Mazakatsu Tozu Kousekan, yang turut memeriahkan Pameran Kain Gendong pada Peringatan 58 Tahun Konferensi Asia-Afrika. Dia membawa koleksi Kain Gendongnya dari berbagai negara Indochina, seperti China, Jepang, Thailand dan Vietnam. Meskipun begitu, sebenarnya Prof. Tozu adalah penggila Kain Batik Indonesia.

Top