Night at the Museum: Penutup Rangkaian Milangkala SMKAA ke-6

DSC_3410

Para pengunjung tengah menyimak penjelasan pemandu museum di ruang utama Gedung Merdeka dalam acara Night at the Museum yang dilaksanakan Sabtu (18/02) malam.

BANDUNG – Jalan Asia Afika tampak ramai padat dipenuhi oleh kendaraan bermotor dan orang-orang yang menikmati Sabtu malam. Terlihat ada satu antrian panjang yang menuju salah satu bangunan bersejarah di kawasan tersebut. Ternyata pada malam itu komunitas Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) tengah menyelenggarakan acara Night at the Museum (NATM) yang merupakan salah satu rangkaian acara Milangkala SMKAA ke-6. Night at the Museum kali ini mengusung tema ‘Live and Let the Bandung Spirit be Alive‘.

Malam itu kurang lebih ada 400 pengunjung diajak berkeliling dan belajar sejarah Konperensi Asia Afrika (KAA) dipandu oleh klab Edukator, satu orang tiap kelompok. Para pengunjung tersebut akan dibagi menjadi 10-15 orang tiap kelompok. Mereka diajak untuk mengelilingi museum mulai dari Ruang Pameran Tetap (RPT) hingga ke Gedung Merdeka.

Acara yang dibuka untuk umum ini berlangsung mulai dari pukul 19.00-21.00 WIB. Pengunjung yang datang ke acara ini pun beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orangtua.

Salah satu pengunjung asal Bandung, Findi, mengatakan ini adalah pengalaman pertamanya di Night at the Museum dan merasa cukup menikmatinya.

Selain untuk mengedukasi pengunjung mengenai nilai-nilai KAA, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menggelorakan semangat Bandung yang sudah mulai pudar di kalangan masyarakat. KAA adalah sumbangsih Indonesia untuk perdamaian dunia. Nilai-nilai KAA bersumber dari Pancasila.

“Pancasila! Elang Rajawali Garuda Pancasila! Bhinneka Tunggal Ika!” seru pemandu menutup tur kepada setiap rombongan. (Agistya, Iqbal/Journativist SMKAA)

Related posts

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top