Semangat Proklamasi di Jelajah Malam Museum KAA

Bandung, Jumat (10/8), Museum Konferensi Asia Afrika menggelar jelajah malam museum KAA bekerja sama dengan klab edukator Sahabat Museum KAA. Acara ini mengusung tema “Kisah Diplomasi Kemerdekaan”.

Acara ini menekankan pada kisah-kisah perundingan Indonesia dengan Belanda. Seperti Perundingan Linggarjati dan Konferensi Meja Bundar. Para edukator pun memberi kesempatan kepada para peserta untuk bersama-sama mengumandangkan teks proklamasi di Gedung Merdeka. Selain itu sorotan utama jelajah malam ini yaitu dibukanya ruang VIP Gedung Merdeka untuk pertama kalinya bagi umum. Keunikan lainnya yang datang dari jelajah malam ini yaitu disediakannya camilan khas Bandung, bandrek dan bajigur di selasar timur Museum KAA.

Jelajah malam museum KAA ini dapat menarik sekitar 350 masyarakat Bandung untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Tujuan dari acara ini agar masyarakat Indonesia lebih mengenal sejarah diplomasi Indonesia dari waktu ke waktu.

“Kedepannya kami ingin lebih banyak orang lagi mencintai museum dan sejarah, di Museum KAA kami memperkenalkan sejarah dengan cara yang menyenangkan,” ujar Meinarti Fauzie kepala museum KAA.

Acara ini tidak hanya diminati oleh kaum remaja, seluruh kalangan dapat menikmati acara ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Foto Pengunjung Jelajah Museum

“Kami senang mendapatkan guide yang ramah, kemudian masih muda, berarti adik-adik memiliki semangat perjuangan. Berjuang untuk membuka wawasan kebangsaan kembali. Merdeka!” ungkap Ratnaningsih, Ketua Forkom Puspa Jawa Barat. (Hera/JT)

Related posts

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top