Indonesian Solidarity Week for Palestine

JT – Ada monumen baru di kawasan Asia Afrika, Bandung, tepat bersebelahan dengan Asia Africa Globe. Dari kejauhan monumen itu tampak penuh warna dan asri. Meski hanya menempati petak trotoar kecil tempat masyarakat biasa menyeberang menuju alun-alun. Monumen baru itu bernama Palestine Walk yang terwujud dalam bentuk taman dan lansekap bertuliskan “BDG love Palestine”.

Kota Bandung menunjukkan solidaritasnya kepada Palestina melalui acara Indonesian Solidarity Week for Palestine. Rangkaian acara ini dimulai dengan peresmian monumen Palestine Walk tepat di depan Asia Africa Globe, Sabtu (13/10/18). Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Palestina (M. Riad Malki), Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Retno Marsudi), Walikota Bandung (Oded Muhammad Danial) dan sejumlah tamu kenegaraan lainnya.

Dibangunannya Palestine Walk merupakan wujud dukungan bangsa Indonesia terutama warga Bandung kepada rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, dalam sambutannya menyampaikan bahwa suatu kehormatan bagi kota Bandung untuk mendirikan simbol dukungan terhadap rakyat Palestina. Selain menjadi simbol solidaritas, Palestine Walk juga merupakan wujud persahabatan kedua negara yang mengandung semangat dan solidaritas bernegara. Oded pun berpesan agar warga Bandung senantiasa merawat Palestine Walk dan ikut menyuarakan solidaritasnya terhadap Palestina.

Menteri Luar Negeri Palestina, M. Riad Malki menyampaikan kekagumannya atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Bandung. “Bandung mencintai Palestina, dan Palestina mengagumi Bandung. Menurut saya peran serta kota Bandung dalam perjuangan kemerdekaan Palestina amatlah penting. Bandung pernah menyelenggarakan konferesi yang membawa pengaruh besar terhadap kemerdekaan banyak negara, yaitu Konferensi Asia Afrika. Untuk itu saya percaya Bandung bisa menjadi pelopor dukungan untuk kemerdekaan Palestina,” ungkapnya.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi turut menyampaikan harapan pada sambutannya. “Peresmian Palestine Walk adalah wujud dukungan kita bersama untuk konsisten menghidupkan semangat rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka segala bentuk penindasan harus dihapuskan.”

Peresmian Palestine Walk kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama Menteri Luar Negeri Palestina. Di depan para peserta talkshow yang didominasi oleh mahasiswa, Menlu Palestina menyampaikan keresahan negaranya atas penindasan dan perang yang tak kunjung usai. Dukungan dari banyak negara sangat Palestina butuhkan dalam perjuangan memperoleh kemerdekaan. Dirinya menaruh harapan besar agar masyarakat dapat menjadi corong perjuangan rakyat Palestina.

“Palestina harus merdeka!” seru salah satu peserta talkshow di hadapan Menlu Palestina. Seruan-seruan inilah yang diharapkan menjadi api abadi yang membakar semangat rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan (Hana-Xadira/JT)

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top